CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »
weLcOmE to my blog

Jumaat, 3 Jun 2011

mutiara kata 2

mutiara kata 2

aku ska baca kata2 hikmah best sngat rsa.....yg der nie pon aku copy jer coz untk diri sndri... lgi pon der gk pngajaran dia dlm hikmah yang mereka tulis.....bnyak gk yang der dalam mutiara kata...aku pon pnat dh nk baca....hahahha...nie aku ambil ckit jer baru....

*Ilmu yang bermanfaat hanyalah ilmu yang membimbingmu kepada kebaikan. 

Adapun ilmu yang tidak bermanfaat hanya menyebabkan dirimu tidak takutkan

 Allah, hari akhirat dan tidak membuatkan dirimu mengharapkan rahmat dari 

Nya. Maka itu adalah ilmu yang sesat dan merosakkan. 



*Tersenyumlah kepada siapa saja nescaya anda akan mendapat cinta kasih

 mereka. Haluskan tutur kata anda nescaya mereka akan menyintaimu. Dan 

rendahkan hati kepada mereka, nescaya mereka akan menghormati anda..


*Jadilah orang dermawan sebab orang yang dermawan hatinya akan selalu 

lapang dan jiwanya luas. Sedangkan orang yang kedekut, hatinya pengap dan 

nuraninya kotor.


*Apabila Allah menguji orang Islam dengan tragedi maka mereka mesti 

melihat dengan mata hati dan memikirkan dengan akal agar tercungkil 

hikmahnya. Jika tidak, itu petanda penglihatan hati tidak jauh, akal yang 

pendek”


*Bala sentiasa turun kepada orang yang berdosa agar ianya bertaubat. Ujian

 juga sentiasa menduga orang beriman untuk menambahkan lagi keimanannya

 kepada Allah...

*Kecantikan yang abadi terletak pada keelokkan adab dan 


ketinggian ilmu seseorang, bukan terletak pada wajah dan 


pakaiannya. (Hamka).

*Yang meninggikan darjat seseorang ialah akal dan adabnya, bukan

 asal keturunannya.
( Aristotle )





*Adab dan sopan itu lebih penting daripada makan dan minum.( Aristotle ).


*Mahkota adab dan sopan santun lebih tinggi nilainya daripada 

mahkota yang bertahtakan ratna dan mutu manikam.( Budiman ).


*Kata-kata yang lemah dan beradab dapat melembutkan hati dan


 manusia yang keras. ( (Hamka).


*Bertambah kuat kepercayaan kepada agama, bertambah tinggi 

darjatnya di dalam pergaulan hidup, dan bertambah baik

tingkahlaku

 dan akal budinya. ( Hamka ).













0 ulasan: